GIGI

WhatsApp Image 2017-11-15 at 12.54.21Sepertinya hampir sejak 3 bulan yang lalu saya merasa kurang nyaman dengan gigi geraham saya bagian kiri atas.

Saya baru sempat ke dokter gigi, Rabu (6/11) yang lalu.

Oleh dokter, gigi saya hanya dibersihkan saja (scalling sean), tapi tidak banyak yang dibersihkan karena saya rutin melakukan scalling minimal setahun sekali.

Selesai scalling, dokter menyarankan untuk melakukan rongent gigi, dan saya dibuatkan surat pengantar ke Klinik Parahita.

#Kalau dulu kayaknya untuk tambal gigi atau cabut gigi, tidak ada permintaan (dokter) untuk rongent terlbih dahulu#

Malam harinya saya sempatkan untuk datang ke Parahita di daerah Warung Buncit sana.

Ini adalah pengalaman pertama saya rongent gigi, bedanya dengan rongent biasa adalah ke dalam mulut kita (gigi yang akan difoto) ditempelkan satu benda bentuk segi empat berwarna putih berukuran sekitar 3x3cm.

Ketika itu dokter gigi memperkirakan yang harus difoto adalah gigi nomor 6 (gigi ada nomornya lho), ternyata setelah di rongent yang masalah adalah gigi saya yang nomor 7.

***

Seminggu kemudian atau Rabu (15/11) berikutnya barulah saya ketemu lagi dengan dokter gigi yang sama.

Dari hasil rongent terlihat permukaan gigi yang nampaknya hanya berlubang sedikit, rupanya di dalam sudah lumayan besar, bahkan dinding gigi aslinya tersisa tidak begitu tebal.

Penanganan dari dokter, bagian gigi yang rusak dibuang, dan agar tidak terasa sakit gusinya harus disuntik kebal.  Ada banyak suntikan (paling tidak ada 7 kali), setelah disuntik dibiarkan sekitar 5 menit sambil pipinya digoyang-goyang agar merata.

Keputusan dokter adalah untuk tetap mempertahankan gigi saya alias tidak dicabut, sehingga dimasukkan obat yang bisa mematikan saraf-saraf di sekitar gigi sekalian berfungsi juga untuk membunuh kuman-kumannya.

Pesan dokter supaya saya tidak memakan yang keras-keras (khawatir patah), klo gigit yang agak keras dengan gigi sebelah kanan.

Seminggu lagi saya harus kembali untuk langkah selanjutnya.

Saya diberikan resep obat untk dtebus, dimakan kalau terasa sakit saja.

Pesan dokter agar saya tidak makan sebelum dua jam, kalaupun mau makan boleh sejam setelahnya, tapi menggunakan gigi sebelah kanan.

 

Advertisements

2 thoughts on “GIGI

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

UD3d Rajo Bagindo

Perjalanan seorang manusia

Cha in Hate 'n Love

Because life is about hate and love

Gusti 'ajo' Ramli

Segenggam garam terasa asin, jika berton-ton akan terasa manis.

Pursuing My Dreams

Emaknya Benjamin br. Silaen di Jerman yang hobi berkebun

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

UD3d Rajo Bagindo

Perjalanan seorang manusia

Cha in Hate 'n Love

Because life is about hate and love

Gusti 'ajo' Ramli

Segenggam garam terasa asin, jika berton-ton akan terasa manis.

Pursuing My Dreams

Emaknya Benjamin br. Silaen di Jerman yang hobi berkebun

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

%d bloggers like this: