BAN SEPEDA MELEDAK

whatsapp-image-2016-12-22-at-2-00-02-pm1

Sore itu, teman saya meminjam sepeda untuk shalat Ashar di Mesjid, karena sepedanya sendiri dipinjam atau dipakai oleh teman lain (tidak membe

ri tahu atau minta izin meminjam) dan belum kembali.

Tidak lama kemudian dia datang ke sayA sambil ketawa-tawa.. ha3…..

Saya heran kenapa ? Ko gak jadi pinjam ?

Ha3…..

Sambil ketawa-ketawa dia bilang ke saya bahwa “ban belakang sepeda saya meledak….!!! Banyak orang yang lihat dan kaget, sebab bunyinya lumayan keras”.

Ha3 saya baru ingat, siang itu sedang hangat-hangatnya dibicarakan tentang ledakan di daerah Tangerang. Karena baru saja terjadi peristiwa yang menjadi hotnews dan tranding topic mengakibatkan jatuhnya korban (kemungkinan pelaku).

Saya bilang kepada teman saya bahwa sehari sebelumnya saya memang minta tolong kepada OB untuk memompakan sepeda tsb, karena bannya terasa agak kempes. Sepertinya ketika menambah, dia mengisinya terlalu banyak jadi kekerasan.

Sementara pada pagi hari itu, ketika menggunkan sepeda terasa gak rata ya, seperti ada benjolan di ban belakang. Memang sepeda yang saya pakai sehari-hari itu ban nya sudah tipis, harusnya sudah diganti dari sebulan yang lalu. Tapi karena belum sempat jadi meledak sendiri.

***

Singkat kata, saya minta bantuan OB lagi agar membawa ke bengkel sepeda, ganti ban luar dalam untuk bagian belakang karena sudah pecah dan ganti ban luarnya saja untuk yang bagian depan.

Saya kasih uang Rp 200.000, kena Rp 145.000 plus  dan sisanya saya suruh ‘pegang’ saja buat dia.

Sayangnya warna ban saya yang tadinya berwarna dasar orange dengan garis putih, sekarang menjadi hitam semuaaaa …..

 

 

Advertisements

Blog at WordPress.com.

Up ↑