TELEPON RUMAH

Tiba-tiba saya ingat dengan handset telepon kabel (rumah), karena saat ini kami telah menggunakan Indihome untuk paket data dari Telekom (intenet, TV berlangganan dan telepon kabel).

Kejadian ini sekitar tahun 1998 s/d 2003 ketika kami masih menggunakan telepon kabel. Supaya tidak digunakan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab, handsetnya di kasih boks dan digembok.

Namun seperti kata pepatah “sehebat-hebatnya polisi, masih lebih hebat malingnya”, sebab maling pasti lebih banyak dari polisi…!!!

Jadi meskipun handset digembok , tangan-tangan tak bertanggung jawab itu selalu punya ide dan mencari cara untuk mengakalinya, misalnya tuts-nya ditekan menggunakan lidi atau tusuk gigi dengan cara mencongkelnya dari sela-sela boks tsb.

Hal hasil, di tahun yang saya tuliskan di atas, saya membayar rekening telepon sampai  500.000 s/d 700.000 rupiah perbulan, bahkan bisa mencapai 1 juta rupiah….!!!

Suatu angka yang sangat besar buat saya untuk sebuah rekening telepon, sementara saya adalah tipe orang yang paling tidak suka gobrol di telepon.

 

Advertisements

2 thoughts on “TELEPON RUMAH

Add yours

  1. He3…. iya mb kotak mika bening, ada gemboknya kecil…
    Untuk tahun 1998 sd/ 2003 duit satu juta untk bayar telepon mahal sekai mb…
    Yang menggunakannya gampang ditebak, pasti orang yang tidap hari ada di situ karena tidak punya pekerjaan alias pengangguran… 😦

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

UD3d Rajo Bagindo

Perjalanan seorang manusia

Cha in Hate 'n Love

Because life is about hate and love

Gusti 'ajo' Ramli

Segenggam garam terasa asin, jika berton-ton akan terasa manis.

Pursuing My Dreams

Indonesian who loves gardening, live in Germany

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

UD3d Rajo Bagindo

Perjalanan seorang manusia

Cha in Hate 'n Love

Because life is about hate and love

Gusti 'ajo' Ramli

Segenggam garam terasa asin, jika berton-ton akan terasa manis.

Pursuing My Dreams

Indonesian who loves gardening, live in Germany

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

%d bloggers like this: