PENGURUSAN SURAT PINDAH

Salah seorang teman saya, mendapat telepon dari Kantor Kelurahan tempat tinggalnya yang lama. Petugas Kelurahan menyarankan agar mereka sekeluarga segera mengurus Surat Keterangan Pindah (SKP) dari alamat yang lama ke alamat yang baru.

Sehubungan dengan himbauan tsb, teman saya datang ke Kantor Kelurahan untuk mengurusnya. Seperti biasa jika berurusan dengan Kelurahan, tentu saja harus melampirkan al. Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dll.

Karena rumah tempat tinggal mereka yang lama sudah di jual sekitar 2 tahun yang lalu, maka tentu saja mereka tidak punya lagi bukti pembayaran PBB yang baru (pasti dipegang dan jadi tanggungjawab Pemilik yang baru). Sementara PBB yang lama pasti sudah dilunasi, sebagai syarat jual beli ketika itu (sebagai tanggungjawab teman saya)

***

Setelah dicek oleh Kantor Kelurahan, rupanya Pemilik Baru belum melunasi PBB terakhir. Dengan alasan itulah, Petugas Kelurahan menyatakan bahwa Teman saya tidak bisa mengurus SKP tersebut.

Yang membuat saya bingung adalah:

  1. Bukankah yang menghubungi teman saya adalah Petugas Kelurahan, dan temn saya datang ke Kelurahan juga atas saran Petugas tsb?
  2. Kalaupun Pemilik Baru belum melunasi PBB, bukankah sudah tidak ada hubunganya lagi dengan Pemlik Lama?
  3. Apakah kalian (Petugas Kelurahan) tidak punya nalar? sehingga menanyakan tanggung jawab (pembayaran PBB) yang sudah tidak perlu dibebankan kepada Pemilik Lama?
  4. Petugas Kelurahan menyarankan agar teman saya menanyakannya kepada Pemlik baru. Padahal, bukankah Pemilik baru bisa bilang : “Ürusan Bapak/ Ibu apa?, tempat ini bukan tempat Bapak/ Ibu lagi. Itu tanggung jawa saya, mau saya bayar atau tidak, itu urusan saya?”

Karena saya awam dengan masalah ini, bagaimanakah menurut anda?

Apakah itu hanya sebagai kiat Petugas Kelurahan agar teman saya mengeluarkan biaya untuk pengurusan SKP tsb?

Saya tidak tahu, apakah kalimat : “Kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah?”masih relevan di zaman sekarang?

#Untung kejadian ini tidak di Propinsi DKI Jakarta, kalau di Jakarta pasti Petugas Kelurahan tsb, sudah disikat oleh Gubernurnya,...!!!#

 

Advertisements

Comments are closed.

Blog at WordPress.com.

Up ↑

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

UD3d Rajo Bagindo

Perjalanan seorang manusia

Cha in Hate 'n Love

Because life is about hate and love

Gusti 'ajo' Ramli

Segenggam garam terasa asin, jika berton-ton akan terasa manis.

Pursuing My Dreams

Indonesian who loves gardening, live in Germany

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

UD3d Rajo Bagindo

Perjalanan seorang manusia

Cha in Hate 'n Love

Because life is about hate and love

Gusti 'ajo' Ramli

Segenggam garam terasa asin, jika berton-ton akan terasa manis.

Pursuing My Dreams

Indonesian who loves gardening, live in Germany

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

%d bloggers like this: