SANTIGA SEAFOOD

 

20160312_205012_resized

Malam itu hujan mengguyur sebagian besar kawasan Jakarta Selatan, setelah ngantar Pakaian Jawara Betawi sewaan (perlengkapan drama “Si Mirah dari Marunda” untuk keperluan sekolah anak saya) di daerah Pejaten Barat, kami sekalian mencari makanan untuk santap malam.

Mau makan apa dan dimana?

Dapat ide agar kita mengarah ke Jalan Fatmawati saja karena ada seafood kaki lima ramai dan sudah pasti enak, karena waktu itu anak-anak pernah makan di situ namanya “Santiga Seafood”, lokasinya di pinggir jalan yang menyempit karena sedang ada pembangunan MRT (Mass Rapit Transit) di sana.

Di spanduk yang mengelilingi Santiga ditulis besar-besar bahwa restoran ini “Pindahan dari depan BCA Benhil, Topnya kepiting Jumbo Saos Padang. Sedia 75 Masakan Seafood….” .

Nah, waktu restoran ini di Benhil saya malah gak tau samasekali, yang saya tau hanya ada Sate Padang Takana Juo langganan kami, ada RM. Bopet Mini  di Pasar Benhil yang masakannya juga enak ..…… he3x 😀

O ya, karena ruas jalannya yang masih amburadul alias babaliut disebabkan oleh pembangunan MRT tadi, makanya mencari parkir jadi susah, namun hal itu tidak menyurutkan kami maupun penikmat seafood yang lain mengurungkan niat untuk mampir di Santiga.

Untunglah sekitar 50m berikutnya ada lahan kosong yang sebetulnya halaman depan  sebuah toko yang pada malam hari tutup, tapi bisa digunakan untuk parkir, meskipun jam-jam seperti itu pastilah sangat ramai.

Kami memesan setengah porsi (isi 2) Kepiting Telur Saus Padang karena seporsi (isi 4) kebanyakan buat kami, seekor Ikan Bawal Bintang Bakar, dua porsi Cumi Goreng Tepung, seporsi Cumi Saus Mentega, dua porsi Kerang Rebus, dan dua porsi Tumis Kangkung Cah Polos serta 4 gelas minuman dingin/ hangat.

***

Dalam waktu yang tidak lama, satu persatu pesanan kami keluar.

Menu yang terhidang pertama adalah Kerang Rebus dengan sausnya yang mengingatkan saya ketika beberapa puluh tahun lalu sering makan kerang di warung kaki lima bersama sambal khusus plus kacang yang dihaluskan, eeeh sekarang kerang da saus tsb dapat saya nikmati lagi… !!! (dalam hati mulai was-was, masih amankah makan kerang dari air laut Jakarta yang sudah tercemar?)

Kemudian Cumi Goreng Tepung dengan potongan besar-besar, porsinya juga banyak, tepungnya lembut, bumbunya gurih dan asin, dagingnya kenyal dan segar, krispi dan empuk dengan saus sebagai pendampingnya. Cumi Goreng Tepung ini tepat sekali dimakan ketika hujan seperti malam itu, apalagi dengan dicocol saus dari kerang rebus. Hmmm….. boleh juga….!!!

Terus datang minuman dan nasi putih, disusul Kepiting Saus Padang yang enak dan segar, ada nanasnya lagi. Datang lagi Tumis Kangkung plus Taucho berwarana hijau segar, dan Cumi Saus Mentega semuanya dalam kondisi panas.

Pesanan terakhir yang menghampiri kami (sementara nasi sudah mulai habis dan perut sudah mulai kenyang) adalah Ikan Bawal Bintang Bakar karena menunggu proses pembakaran yang memakan waktu lumayan lama. Daging Ikan Bawalnya terasa segar, putih dan lembut, dihidangkan dalam piring plastik warna orange, aroma ikan bakarnya wangi sekali, menggoda selera, tiga variasi sambal juga datang yaitu sambal kecap, sambal saus kerang dan sambal terasi.

Karena itu, jika anda lagi kangen makan seafood segar di malam hari, datanglah ke restoran ini di Jalan Fatmawati…..

20160312_204948_resized

Advertisements

6 thoughts on “SANTIGA SEAFOOD

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

UD3d Rajo Bagindo

Perjalanan seorang manusia

Cha in Hate 'n Love

Because life is about hate and love

Gusti 'ajo' Ramli

Segenggam garam terasa asin, jika berton-ton akan terasa manis.

Pursuing My Dreams

Indonesian who loves gardening, live in Germany

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

UD3d Rajo Bagindo

Perjalanan seorang manusia

Cha in Hate 'n Love

Because life is about hate and love

Gusti 'ajo' Ramli

Segenggam garam terasa asin, jika berton-ton akan terasa manis.

Pursuing My Dreams

Indonesian who loves gardening, live in Germany

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

%d bloggers like this: