THE HALAL GUYS

Antrian di gerobak The Halal Guys
Antrian di gerobak The Halal Guys

Seperti saya ceritakan dalam postingan sebelumnya, sampai di hotel, naruh barang-barang, terus segera kembali berkumpul di lobby.

Kami mau mencari makan malam, barang-barang kebutuhan, minuman dan makanan kecil. Kami sepakat tidak menggunakan kendaraan atau taksi, cukup jalan kaki saja melewati kawasan komersial Times Square yang ramai dan ikut bersama wisatawan lain menikmati cahaya lampu dari billboard warna-warni di sepanjang jalan.

O ya, posisi Paramount Hotel tempat kami menginap berada di Times Square New York, 235 West 46th Street, banyak penjual makanan di sekitar sana. Untuk menemukan  makanan halal di New York , mudah ….. !!! datang saja ke The Halal Guys di 53rd Street & 6th Avenue.

The Halal Guys merupakan nama truk atau gerobak makanan halal pinggir jalan alias emperan atau kaki lima yang menjual makanan halal khas Timur Tengah, penjualnya dan pelayannya adalah saudara-saudara kita dari Timur Tengah.

Menu favoritnya nasi briyani dengan taburan daging berkualitas terbaik dengan dua pilihan (daging kalkun atau daging domba), selada (lettuce), serta beberapa potong roti Arab atau khubs. Sebagai bumbu tambahan, kita mendapatkan juga saus putih (mayonnaise) yang lezat dan saus hot spicy yang luar biasa pedasnya. Selain itu juga tersedia sandwich,

Makanan dalam wadah aluminium foil di The Halal Guys ini, terdiri dari dua pilihan porsi regular atau porsi besar (jumbo). Nah lo, porsi yang regular saja sudah sangat banyak buat saya dan teman-teman, bagaimana yang porsi jumbonya ?

Saya lihat makanan-makanan tersebut sudah diolah terlebih dahulu, jadi hanya tinggal menyajikan saja, sehingga kita tidak perlu lama menunggu, meskipun antriannya cukup panjang.

Kami makan di kursi-kursi panjang yang memang sudah tersedia, tempat duduk orang-orang yang lalu lalang di sana (bukan bangku milik The Halal Guys), ada juga yang makan sambil berdiri dan ngobrol dengan yang lain.

Warna khas gerobak dan polo shirt semua petugas The Halal Guys ditandai dengan warna kuning, buka dari pukul 7 malam s/d pukul 04 pagi.

Lokasinya yang sangat strategis, rasa makanannya yang nikmat, disajikan dalam keadaan panas mengepul, porsi yang jumbo, dan suasana malam yang cukup dingin membuat restoran ini banyak diserbu penggemarnya.

O ya, menurut info yang saya peroleh, owner dari The Halal Guys adalah Mohamed Abouelenein dan Abdelbaset Elsayed yang berasal dari Mesir.

***

Usai makan malam yang nikmat itu, kami bergegas mencari mini market yang menjual kebutuhan makanan kecil, minuman botol, dll, terutama deodorant saya.

Susah juga menemukannya, alhamdulillah akhirnya dapat juga deodorant dengan merk Old Spice, itupun yang berukuran kecil.

Advertisements

4 thoughts on “THE HALAL GUYS

Add yours

  1. Rame banget ya pak pembelinya, antriannya sampai banyak begitu, pasti lezat menunya 🙂
    Saya belum pernah makan nasi briyani nih pak, di sini rasanya belum pernah nemu penjual nasi serupa, kali ada tapi belum ketemu saja .

    Like

    1. Iya rame sekali Ely, antriannya panjang
      Waktu ke kuala Lumpur dulu, ga makan nasi briyani ya…..?
      Para penjual seperti The Halal Guys ini cukup banyak di New York, saya rasa di kota-kota besar di Jerman juga ada, soalnya di Jakarta sudah ada … 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

UD3d Rajo Bagindo

Perjalanan seorang manusia

Cha in Hate 'n Love

Because life is about hate and love

Pursuing My Dreams

Indonesian who loves gardening, live in Germany

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

Padepokan Budi Rahardjo

belajar untuk menjadi manusia ...

UD3d Rajo Bagindo

Perjalanan seorang manusia

Cha in Hate 'n Love

Because life is about hate and love

Pursuing My Dreams

Indonesian who loves gardening, live in Germany

Life begins at 30...

by Arman Tjandrawidjaja

Ceritaeka

Travel Blogger Indonesia

nimadesriandani

Balanced life, a journey for happiness site

%d bloggers like this: